Tuesday, May 5, 2020

Dia bahagia...
Setidaknya dia bahagia.

Hati ini nggak terima, nangis. Sumpah aku belum pernah sakit hati kayak begini sebelumnya. Duniaku hancur bener bener hancur.

I wished we have a future together.

Seberapa benci aku sama pasangannya yang sekarang? Benci. Benci banget sampai pengen kulabrak. Tapi di sisi lain pasangannya itu temenku, dia juga ga salah apa apa kan..?

Aku cuma benci fakta mereka saling mencintai. Aku nggak paham harus gimana lagi. Aku cuma bisa berdoa

Tolong Ya Tuhan jangan pisahkan kita. Kalaupun memang saat ini harus berpisah, pertemukan di masa depan dengan masa depan yang lebih indah.

Aku sering banget kehilangan semangat, memang aku harus positif. Tapi apa daya hati ini gundah. Hati ini berteriak sakit ngeliatnya. Kayak nggak ada jalan lain lagi.

Yep. Definetely bakal lanjut puasa mutih terus polo pendem.

Semoga usahaku nggak sia sia.
Semoga.

No comments:

Post a Comment

Kenapa aku harus mimpi dia lagi? Dia kembali, meminta untuk membuka lembaran baru lagi. Sungguh, aku bahagia di dalam mimpi. Sangat bahag...